Kesalahan Saat Mengisi BBM di SPBU yang Sering Dianggap Normal
Article

Kesalahan Saat Mengisi BBM di SPBU yang Sering Dianggap Normal

Ditulis pada 09 Apr 2026

Mengisi bahan bakar di SPBU adalah aktivitas rutin yang sering dilakukan oleh pengendara motor. Karena sudah menjadi kebiasaan, banyak orang menganggap proses ini tidak memiliki risiko atau dampak terhadap kendaraan.

Padahal tanpa disadari, ada beberapa kesalahan saat mengisi BBM yang sering dianggap normal, tetapi sebenarnya dapat memengaruhi performa mesin dalam jangka panjang.

Halo MiLo, agar mesin motor tetap awet dan bekerja optimal, penting untuk memahami kebiasaan yang perlu dihindari saat mengisi BBM di SPBU.

Mengisi BBM Saat Mesin Masih Menyala

Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah tidak mematikan mesin saat mengisi bahan bakar.

Kebiasaan ini bukan hanya berbahaya dari sisi keamanan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi kendaraan. Risiko percikan api bisa meningkat, terutama di area SPBU yang sensitif terhadap bahan bakar.

Selalu pastikan mesin dalam kondisi mati sebelum mengisi BBM.

Memaksakan Isi Hingga Tangki Terlalu Penuh

Banyak pengendara yang ingin tangki terisi penuh hingga benar-benar maksimal. Padahal mengisi BBM hingga meluap dapat menyebabkan bahan bakar masuk ke saluran yang tidak seharusnya.

Hal ini bisa berdampak pada:

  •  Sistem penguapan bahan bakar 
  •  Komponen tangki 
  •  Efisiensi bahan bakar 

Isi BBM secukupnya sesuai kapasitas tangki agar tetap aman.

Menggunakan Jenis BBM yang Tidak Sesuai

Pemilihan jenis bahan bakar sangat berpengaruh terhadap performa mesin. Menggunakan BBM dengan oktan yang tidak sesuai dapat menyebabkan pembakaran tidak optimal.

Akibatnya:

  •  Mesin terasa kurang bertenaga 
  •  Konsumsi bahan bakar lebih boros 
  •  Risiko kerusakan mesin meningkat 

Pastikan MiLo menggunakan BBM sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Tidak Memperhatikan Kebersihan Tangki

Saat mengisi BBM, banyak yang tidak memperhatikan kondisi tangki atau tutup tangki. Kotoran atau air yang masuk ke dalam tangki dapat mengganggu sistem pembakaran.

Kebiasaan sederhana seperti memastikan tutup tangki bersih sebelum dibuka dapat membantu mencegah masalah ini.

Mengisi BBM di Saat Tangki Hampir Kosong Terus-Menerus

Sering membiarkan tangki hampir kosong sebelum diisi ulang juga merupakan kebiasaan yang kurang baik.

Endapan kotoran di dasar tangki berpotensi ikut tersedot ke sistem bahan bakar jika kondisi tangki terlalu kosong.

Sebaiknya isi BBM sebelum indikator benar-benar berada di posisi minimum.

Terburu-Buru Saat Mengisi BBM

Mengisi BBM dengan terburu-buru bisa menyebabkan kesalahan seperti salah memilih jenis bahan bakar atau tidak memperhatikan jumlah yang diisi. Luangkan waktu sejenak untuk memastikan proses pengisian berjalan dengan benar.

Mengisi BBM memang terlihat sederhana, namun kesalahan kecil yang dilakukan secara terus-menerus dapat berdampak pada performa mesin motor.Mulai dari tidak mematikan mesin, memilih BBM yang tidak sesuai, hingga mengisi tangki secara berlebihan merupakan hal-hal yang perlu dihindari.Dengan kebiasaan yang lebih baik, MiLo dapat menjaga mesin motor tetap awet, irit, dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Jika MiLo ingin memastikan motor Honda tetap dalam kondisi terbaik atau membutuhkan perawatan profesional, Honda Mitra Jaya siap membantu.

Info pemesanan unit motor Honda hubungi :
 +62 877-2666-6698


Bagikan

Artikel Lainnya

Whatsapp